November 26, 2020

KarirCerah

Tempatnya Cari Inspirasi Menarik

Pengertian Pendapatan Menurut Para Ahli Mudah Dipahami

Pengertian Pendapatan Menurut Para Ahli

Membahas perekonomian nasional, tentunya kita ingin mendengar pengertian pendapatan menurut para Ahli? oleh sebab itu, dalam postingan kami akan mengulas untuk anda.

Secara umum, pendapatan mengacu pada perkiraan atau bukti pendapatan selama periode tertentu. Pendapatan nasional sendiri secara harfiah berarti total pendapatan atau pendapatan penduduk suatu negara dalam kurun waktu tertentu. Sekarang, mari kita lihat apa yang dikatakan para ahli tentang konsep ini.

Apa itu pendapatan menurut para Ahli ?

Pendapatan adalah jumlah uang yang diperoleh atau diterima perusahaan dari suatu aktivitas, hampir semuanya dari penjualan produk atau layanan kepada pelanggan.

Baca Juga :   Kiat Jitu Mulai Usaha Bakso Hingga Berhasil Meraup Keuntungan Besar

Bagi investor, pendapatan tidak sepenting laba, yaitu jumlah uang yang diterima setelah dikurangi biaya.

Pengertian pendapatan menurut para Ahli

1. Niswonger

Pendapatan adalah setiap peningkatan bruto dalam modal pemilik yang dihasilkan dari penjualan barang, melakukan jasa kepada klien atau semua kegiatan bisnis profesional yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan.

2. Kieso, Warfield dan Weygantd

Pendapatan adalah semua arus masuk bruto manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal entitas dalam satu periode jika arus masuk tersebut menghasilkan peningkatan yang wajar yang tidak berasal dari investor.

3. Nafarin

Pendapatan adalah berbagai arus masuk aset dari aktivitas perusahaan menjual barang dan jasa selama suatu periode yang mengakibatkan peningkatan modal yang bukan berasal dari investor.

4. Theodurus M. Tuanakotta

Penghasilan sebagai semua hasil perusahaan dan menjadi urat nadi perusahaan.

Baca Juga :   Cara Memulai Bisnis Online Shop Baju Yang Cepat Laku Tanpa Banting Harga

5. Menurut Asosiasi Akuntansi Indonesia dalam buku “Standar Akuntansi Keuangan” (2002; 23.2)

Pendapatan adalah pemasukan kotor dari suatu keuntungan ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan dalam suatu periode jika aliran masuk tersebut mengakibatkan peningkatan ekuitas, yang bukan merupakan hasil dari kontribusi investasi.

6. Menurut Theodurus M. Tuanakotta dalam buku “Accounting Theory” (2000; 152)

Pendapatan umumnya didefinisikan sebagai hasil dari suatu perusahaan. Pendapatan adalah sumber kehidupan perusahaan. Begitu pentingnya, sangat sulit untuk mendefinisikan pendapatan sebagai elemen akuntansi itu sendiri.

Pada dasarnya pendapatan adalah peningkatan laba, seperti pendapatan pendapatan, yang merupakan proses penciptaan barang dan / atau jasa oleh suatu perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Secara umum, pendapatan dinyatakan dalam satuan uang (moneter).

7. Menurut Theodorus. M. Tuanakotta dalam buku “Accounting Theory” (2000; 153)

Pendapatan adalah masuknya aset ke dalam perusahaan untuk hasil penjualan barang dan / atau jasa.

8. Menurut Kusnadi dalam buku “Akuntansi Keuangan Menengah: Prinsip, Prosedur, dan Metode” (2000; 9)

Penghasilan adalah peningkatan harta kekayaan yang dapat mengakibatkan bertambahnya modal tetapi bukan karena adanya tambahan modal dari pemilik atau bukan hutang melainkan melalui penjualan barang dan / atau jasa kepada pihak lain, karena penghasilan ini dapat dikatakan sebagai kontra. -perspektif yang didapat atas layanan yang telah diberikan kepada pihak lain. pihak lain.

Baca Juga :   5 Franchise Thai Tea Cuma Butuh Modal Kecil Tapi Sangat Laris Loh!

9. Kartikahadi, dkk

Pendapatan adalah peningkatan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pendapatan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan peningkatan ekuitas yang bukan berasal dari kontribusi investor.

10. Greuning, dkk.

Pendapatan adalah sebagian dari arus masuk bruto keuntungan ekonomi selama suatu periode, yang timbul dari kegiatan bisnis normal dan mengakibatkan peningkatan ekuitas yang jelas bukan dari kontribusi ekuitas pemilik.

11. Sodikin dan Riyono

Pendapatan merupakan salah satu peningkatan manfaat ekonomi selama periode laporan berupa arus masuk atau peningkatan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan peningkatan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi investor.