December 6, 2021

KarirCerah

Tempatnya Cari Inspirasi Menarik

Software Pengadaan Barang Digital Terbaik Untuk Usaha Masa Kini

eProcurement

eProcurement Indonesia adalah aplikasi web pengadaan yang tidak biasa, dimana aplikasi ini dibekali dengan banyak fitur lengkap dan kelebihan lainnya yang akan membuat aktivitas Pengadaan Anda menjadi mudah, aman dan banyak lagi.

Software e procurement indonesia adalah Aplikasi eProcurement terbaik di Indonesia. Software e procurement adalah pionir dalam inovasi ini dan mulai berkembang sejak tahun 2014, dikembangkan oleh ITPI Technology , salah satu dari banyak perusahaan teknologi besar yang berbasis di indonesia.

Fitur Utama Procurite

Dengan aplikasi ini pengadaan barang akan semakin mudah, dan terintegrasi dengan fitur Lacak, kendalikan, dan analisis semua pengeluaran bisnis sehingga Anda dapat menskalakan lebih cepat dengan aplikasi Procurite.

Berikut bebera Fitur Utama Procurite :

Sourcing

Temukan item yang Anda butuhkan dengan kategori yang mudah digunakan dari penjual tepercaya, lebih cepat dan lebih mudah dari sebelumnya.

Dapat melacak pengeluaran dari tim, dan menyesuaikan pengeluaran perusahaan Anda untuk transaksi di masa mendatang.

Baca Juga :   5 Tren Teknologi Masa Depan Tercanggih Yang sedang Dikembangkan

Pastikan barang yang Anda pilih berkualitas baik dengan harga yang tepat.
Fitur katalog untuk membantu tim Anda memesan item yang tepat dari tempat yang tepat.

Custom Approval

Menetapkan tingkat persetujuan sesuai dengan jenis dan nominal pengadaan, sehingga proses permintaan dan pembelian barang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Pilih item yang Anda butuhkan, dan tambahkan ke katalog.
Hasil pengeluaran perusahaan akan dikirim langsung ke pihak tertinggi perusahaan.

3 Way Matching

Memastikan pembayaran sesuai dengan Purchase Order, barang dikirim oleh penjual beserta invoice yang akan diterima, melalui proses yang sistematis.

Dokumentasi pesanan untuk kebutuhan perusahaan, yang telah diverifikasi oleh pembeli dari penjual.

Memastikan dokumen tertentu dari penjual, yang berisi rincian barang yang akan dikirim ke pembeli.

Tujuan Menggunakan Sistem E-Procurement

Tujuan dari e procurement management system adalah untuk mempercepat proses pengadaan & pembelian barang ke vendor. Pada umumnya pembelian barang ini akan dilakukan dalam bentuk tender. Tujuan atau manfaat penggunaan e-procurement akan terlihat selama proses atau tahapan dalam pengadaan. Agar lebih mudah, berikut adalah tahapan e-Procurement dan tujuannya masing-masing.

1. Identifikasi Kebutuhan

Tahap pertama adalah mengetahui kebutuhan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pengguna bertugas memasukkan e-Procurement ke dalam satu database, sedangkan bagian pengadaan atau pembelian akan menyimpan daftar tersebut. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang barang atau jasa yang akan di stock, serta mempermudah dalam menentukan anggaran.

Baca Juga :   5 Kasus Terkenal dari Spionase Industri Sepanjang Sejarah

2. Persetujuan Pemasok & Pembeli

Setelah mengetahui barang atau jasa yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah menentukan supplier atau vendor atau penjual. e-Procurement membantu mengirimkan dokumen permintaan langsung ke pihak yang ditunjuk untuk disetujui.

Pemasok yang telah menyetujui akan segera memproses dan menyediakan barang atau jasa yang diminta secepat mungkin. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk mempersingkat waktu perusahaan untuk menghubungi supplier yang diinginkan. Tidak ada lagi media telepon atau email yang memakan waktu.

3. Pemesanan Barang/Jasa

Sistem dalam e-Procurement dapat memesan barang secara otomatis, sesuai dengan permintaan bagian pembelian. Beberapa akan memesan ke pemasok setelah mereka tahu stok sudah habis (jika pesanan terus menerus).

Tujuannya untuk menghemat waktu menghitung stok secara manual dan menghemat waktu untuk mengatur pembelian yang biasanya dilakukan secara manual.

4. Pelacakan atau Pelacakan Kemajuan

Pengguna atau perusahaan dapat melacak di mana proses pembelian. e-Procurement menyediakan fasilitas pelacakan barang atau jasa yang dipesan secara real-time. Saat pengguna mulai melacak, informasi yang diperoleh adalah kondisi atau lokasi barang atau jasa saat itu. Tujuannya untuk memudahkan perusahaan dalam mengontrol pesanan, sehingga bisa memperkirakan kapan produk akan sampai.

Baca Juga :   5 Kasus Terkenal dari Spionase Industri Sepanjang Sejarah

5. Pembayaran Lebih Mudah & Proses Cepat

Tahap ini merupakan tahap akhir dari pengadaan ini. Biasanya sistem pembayaran tercantum pada e-Procurement yang dikirimkan. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai atau kredit (jangka waktu kredit biasanya 1 bulan sejak diterbitkannya invoice).

Kelebihan dari e-Procurement adalah terhubung langsung dengan laporan keuangan perusahaan, sehingga ketika terjadi pembayaran maka secara otomatis laporan keuangan akan terupdate. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk membuat laporan keuangan lebih kredibel dan mencapai akuntabilitas.

6. Penyusunan Laporan Lebih Akurat & Cepat

Karena e-Procurement dilakukan secara digital atau elektronik, laporan-laporan yang diinginkan dan dibutuhkan oleh perusahaan akan lebih mudah disiapkan. Karena data yang dibutuhkan akan terdokumentasi dengan baik, tanpa takut kehilangan.

Tujuan dari tahapan ini adalah untuk memudahkan perusahaan dalam menyusun laporan yang nantinya akan dibutuhkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Laporan juga akan lebih presisi, karena dilakukan secara digital, sehingga angka yang dimasukkan akan sesuai dengan nominal aslinya. Mengurangi risiko kesalahan manusia.