October 29, 2021

KarirCerah

Tempatnya Cari Inspirasi Menarik

Kelemahan Trading Saham dengan Robot Penting Dipelajari

Trading-saham-dengan-robot

Trading saham dengan robot ialah mekanisme yang umum dilaksanakan oleh beberapa trader karena memiliki beberapa kelebihan. Keunggulan yang paling menolong trader ialah analisis hingga mereka tak perlu mengawasi gerakan saham.

Keunggulan lain trading saham pakai robot ialah analisis yang tepat hingga resiko rugi dapat diminimalisasi, bahkan juga dipercayai sanggup untuk raih keuntungan yang semakin banyak. Cukup 1x seting, trading saham pakai robot dapat bekerja sendiri dan diawasi lewat computer atau handphone sepanjang 24 jam.

Trader dapat memperoleh program atau software trading saham dengan robot dengan gampang di beberapa marketpace. Opsi harga juga bermacam, dapat didapat dari harga beberapa ratus ribu sampai juta-an rupiah dengan janji keuntungan yang lumayan besar, 20-60 % /tahun.

Tetapi, dibalik keringanan yang dijajakan, ada banyak resiko trading saham pakai robot yang perlu dimengerti trader pemula. Apa sajakah?

Biaya Tambahan

Biaya tambahan ialah resiko trading saham dengan robot yang perlu dimengerti trader. Walaupun awalannya kemungkinan dibeli pada harga dapat dijangkau, kamu harus juga keluarkan uang untuk sewa server VPS.

Baca Juga :   Cara Investasi Emas Online Di Bukalapak Termudah Bagi Pemula

Tidak itu saja, ada ongkos tambahan yang perlu dikeluarkan bila kamu ingin memperoleh data audit yang tepat dan real time. Bila harapan kamu tinggi pada trading saham pakai robot, ada harga yang perlu dibayarkan.

Tidak Seutuhnya Automatis

Walaupun automatis, mekanisme trading saham dengan robot perlu dipantau karena ada resiko masalah tehnis seperti jaringan, computer atau handphone yang error, sampai keadaan pasar yang tidak selama-lamanya sesuai taktik.

Seperti mekanisme trading biasanya, pasar saham punyai proses tertentu yang aktif dan dapat berbeda. Resiko rugi tentu saja dapat diminimalkan bila kamu lakukan pengawasan dengan teratur.

Masalah Tehnis

Sama seperti yang telah diterangkan di atas, masalah tehnis ialah resiko trading saham dengan robot yang penting diperhitungkan. Robot bisa terusik bila computer jatuh, mati listrik, atau akses internet yang kurang lancar.

Interferensi Broker

Broker ialah penyambung trader dengan pasar yang punyai mekanisme sendiri. Begitupun bila broker memakai trading saham pakai robot. Seorang broker dapat punyai mekanisme robot trading yang lain hingga tidak dapat dipakai di trader lain.

Baca Juga :   Keuntungan Investasi Logam Mulia Ketimbang Logam Biasa

Upayakan selalu untuk memakai perusahaan broker yang dapat dipercaya. Bila software trading saham tawarkan broker luar negeri, upayakan selalu check integritas lewat kabar berita di website informasi usaha internasional seperti Bloomberg atau CNBC.

Siaga dengan claim berlebihan yang dijajakan hingga kelihatan tidak logis seperti tentu keuntungan, tak pernah loss, dan bermacam promo lain.

Taktik Terbatas

Trading saham dengan robot memakai kepandaian bikinan yang ditata trader awalnya tidak dapat improvisasi lewat insting. Ini mengakibatkan beberapa macam taktik yang barangkali sempat kamu kerjakan tidak dapat diaplikasikan.

Ada banyak trader yang malah benar-benar tertolong dengan insting untuk memutuskan dalam rutinitas trading.

Penipuan

Saat sebelum melakukan trading saham dengan robot, kamu harus tahu audit dari pekerjaan awalnya dari live trade, tidak cuma screenshot yang dapat diedit. Kamu dapat minta audit di Fxblue atau Myfxbook dengan perusahaan broker yang biasa.

Disamping itu, resiko penipuan selanjutnya ialah hasil backtest berbentuk tangkapan monitor. Backtest bukan analisis pasar yang sebenarnya.

Check perkembangan robot itu 4 bulan paling akhir di angka balance dan equity, bila turun, kamu harus cari robot trading lain.

Baca Juga :   Yuk Intip Investasi Menguntungkan di Tahun 2019 Yang Jarang Diketahui

Keamanan Data

Resiko selanjutnya dari trading saham dengan robot ialah keamanan datamu. Yah, namanya robot, ada resiko tersusupi virus atau malware yang dapat mengambil datamu dan nanti digunakan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab.

Disamping itu, ada resiko keuntungan yang kamu peroleh diambil ke pemilik virus. Menang dan kalah dalam trading itu lumrah, tetapi janganlah sampai kemenangan kamu diambil oleh faksi lain.

Belum Ada Peraturan Jelas

Rugi, penipuan, dan transaksi bisnis bodong dijamin sendiri oleh trader yang melakukan trading saham pakai robot. Sekarang ini di Indonesia, belum ada ketentuan yang dengan jelas mengendalikan pemakaian trading dengan robot. Tetapi karena terhitung dalam perdagangan berjangka, karena itu perdagangan valas ditata dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997.

Disamping itu, pemantauan perdagangan valas jadi tanggung jawab Bappebti, BBI dan KBI. Akan tetapi, resiko-risiko di atas tidak boleh membuat kamu sangsi untuk trading saham dengan robot, karena sebenarnya ada beberapa kelebihan yang dapat didapat. Apa lagi bila kamu ialah orang yang tidak mau repot hingga tidak dapat mengawasi pergerakan pasar saham secara terus-terusan.