October 29, 2021

KarirCerah

Tempatnya Cari Inspirasi Menarik

Menjadi Pembicara Yang Percaya Diri Dan Menarik

Menjadi Pembicara yang Percaya Diri dan Menarik

Menjadi Pembicara yang Percaya Diri dan Menarik

Menjadi Pembicara yang Percaya Diri dan Menarik – Baik kita berbicara dalam rapat tim atau memberikan presentasi di depan audiens, kita semua harus berbicara di depan umum dari waktu ke waktu.

Kita bisa melakukan ini dengan baik atau kita bisa melakukannya dengan buruk, dan hasilnya sangat memengaruhi cara orang berpikir tentang kita. Inilah mengapa berbicara di depan umum menyebabkan begitu banyak kecemasan dan kekhawatiran.

Kabar baiknya adalah, dengan persiapan dan latihan yang matang, Anda dapat mengatasi rasa gugup dan tampil dengan sangat baik. Artikel dan video ini menjelaskan caranya.

Pentingnya Berbicara di Depan Umum

Meskipun Anda tidak perlu membuat presentasi rutin di depan kelompok, ada banyak situasi di mana keterampilan berbicara di depan umum yang baik dapat membantu Anda memajukan karier dan menciptakan peluang.

Misalnya, Anda mungkin harus berbicara tentang organisasi Anda di konferensi, berpidato setelah menerima penghargaan, atau mengajar kelas kepada anggota baru. Berbicara kepada audiens juga mencakup presentasi atau pembicaraan online; misalnya, saat melatih tim virtual, atau saat berbicara dengan sekelompok pelanggan dalam rapat online.

Keterampilan berbicara di depan umum yang baik juga penting dalam bidang lain dalam hidup Anda. Anda mungkin diminta untuk berpidato di pernikahan teman, memberikan pidato untuk orang yang Anda cintai, atau menginspirasi sekelompok sukarelawan di acara amal.

Singkatnya, menjadi pembicara publik yang baik dapat meningkatkan reputasi Anda, meningkatkan kepercayaan diri Anda, dan membuka banyak peluang.

Namun, meskipun keterampilan yang baik dapat membuka pintu, tetapi yang buruk dapat menutupnya. Misalnya, atasan Anda mungkin memutuskan untuk tidak mempromosikan Anda setelah duduk melalui presentasi yang disampaikan dengan buruk. Anda mungkin kehilangan kontrak baru yang berharga karena gagal terhubung dengan prospek selama promosi penjualan. Atau Anda dapat membuat kesan yang buruk dengan tim baru Anda, karena kata-kata Anda tersandung dan tidak menatap mata orang lain.

Pastikan Anda belajar bagaimana berbicara dengan baik!

Strategi untuk Menjadi Pembicara yang Lebih Baik

Kabar baiknya, berbicara di depan umum adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Karena itu, Anda dapat menggunakan strategi berikut untuk menjadi pembicara dan presenter yang lebih baik.

Rencanakan dengan Tepat

Pertama, pastikan Anda merencanakan komunikasi Anda dengan tepat. Gunakan alat seperti Segitiga Retoris, Urutan Motivasi Monroe, dan 7C Komunikasi untuk memikirkan bagaimana Anda akan menyusun apa yang akan Anda katakan.

Saat Anda melakukan ini, pikirkan tentang betapa pentingnya paragraf pertama sebuah buku; jika tidak menangkap Anda, kemungkinan besar Anda akan meletakkannya. Prinsip yang sama berlaku untuk pidato Anda: dari awal, Anda perlu menarik perhatian audiens Anda.

Misalnya, Anda dapat memulai dengan statistik, tajuk utama, atau fakta menarik yang berkaitan dengan apa yang Anda bicarakan dan beresonansi dengan audiens Anda. Anda juga bisa menggunakan bercerita sebagai pembuka yang ampuh; Wawancara Ahli kami dengan Annette Simmons dan Paul Smith menawarkan beberapa tip berguna untuk melakukan ini.

Baca Juga :   12 Karir Menulis Terbaik Buat Kamu Yang Ingin jadi Penulis Terkenal

Perencanaan juga membantu Anda berpikir sendiri. Hal ini sangat penting untuk sesi tanya jawab yang tidak terduga atau komunikasi di menit-menit terakhir.

Tip:

Ingatlah bahwa tidak semua acara ketika Anda perlu berbicara di depan umum akan dijadwalkan. Anda dapat membuat pidato dadakan yang baik dengan menyiapkan ide dan pidato mini. Ini juga membantu untuk memiliki pemahaman yang baik dan menyeluruh tentang apa yang terjadi di organisasi dan industri Anda.

Praktek

Ada alasan bagus mengapa kita mengatakan, “Latihan membuat sempurna!” Anda tidak bisa menjadi pembicara yang percaya diri dan meyakinkan tanpa latihan.

Untuk berlatih, carilah kesempatan untuk berbicara di depan orang lain. Misalnya, Toastmasters adalah klub yang dirancang khusus untuk calon pembicara, dan Anda bisa mendapatkan banyak latihan di sesi Toastmasters. Anda juga dapat menempatkan diri Anda dalam situasi yang membutuhkan berbicara di depan umum, seperti dengan melatih silang kelompok dari departemen lain, atau dengan sukarela berbicara di rapat tim.

Jika Anda akan menyampaikan presentasi atau pidato yang sudah disiapkan, buatlah sedini mungkin. Semakin awal Anda menggabungkannya, semakin banyak waktu yang Anda miliki untuk berlatih.

Berlatihlah berkali-kali sendirian, gunakan sumber daya yang akan Anda andalkan di acara tersebut, dan, saat Anda berlatih, sesuaikan kata-kata Anda hingga mengalir dengan lancar dan mudah.

Kemudian, jika sesuai, lakukan dummy run di depan sejumlah kecil penonton: ini akan membantu Anda menenangkan kegelisahan dan membuat Anda merasa lebih nyaman dengan materi tersebut. Penonton Anda juga dapat memberi Anda umpan balik yang berguna, baik tentang materi dan kinerja Anda.

Berinteraksi dengan Audiens Anda

Saat Anda berbicara, cobalah untuk melibatkan audiens Anda. Ini membuat Anda merasa tidak terlalu terisolasi sebagai pembicara dan membuat semua orang terlibat dengan pesan Anda. Jika sesuai, ajukan pertanyaan penuntun yang ditargetkan untuk individu atau kelompok, dan dorong orang untuk berpartisipasi dan mengajukan pertanyaan.

Ingatlah bahwa beberapa kata mengurangi kekuatan Anda sebagai pembicara. Misalnya, pikirkan bagaimana kalimat ini terdengar: “Saya hanya ingin menambahkan bahwa menurut saya kita dapat memenuhi tujuan ini” atau “Menurut saya rencana ini bagus.” Kata-kata “adil” dan “saya pikir” membatasi otoritas dan keyakinan Anda. Jangan gunakan mereka.

Kata yang mirip adalah “sebenarnya”, seperti dalam, “Sebenarnya, saya ingin menambahkan bahwa anggaran kami pada kuartal lalu.” Saat Anda menggunakan “sebenarnya”, ini menyampaikan rasa tunduk atau bahkan kejutan. Sebaliknya, katakan apa saja itu. “Kami berada di bawah anggaran kuartal lalu” jelas dan langsung.

Juga, perhatikan cara Anda berbicara. Jika Anda gugup, Anda mungkin berbicara dengan cepat. Ini meningkatkan kemungkinan Anda tersandung kata-kata Anda, atau mengatakan sesuatu yang tidak Anda maksudkan. Paksa diri Anda untuk memperlambat dengan menarik napas dalam-dalam. Jangan takut untuk mengumpulkan pikiran Anda; jeda adalah bagian penting dari percakapan, dan membuat Anda terdengar percaya diri, alami, dan otentik.

Baca Juga :   Yuk Intip! Syarat Menjadi Manajer Hotel Biar Makin Suka Dengan Karir Ini

Terakhir, hindari membaca kata demi kata dari catatan Anda. Alih-alih, buat daftar poin penting pada kartu isyarat, atau, saat Anda semakin mahir berbicara di depan umum, cobalah mengingat apa yang akan Anda katakan – Anda masih bisa merujuk kembali ke kartu isyarat Anda saat Anda membutuhkannya.

Perhatikan Bahasa Tubuh

Jika Anda tidak menyadarinya, bahasa tubuh Anda akan memberikan petunjuk yang konstan dan halus kepada audiens tentang keadaan batin Anda. Jika Anda gugup, atau jika Anda tidak percaya dengan apa yang Anda katakan, penonton akan segera tahu.

Perhatikan bahasa tubuh Anda: berdiri tegak, tarik napas dalam-dalam, tatap mata orang, dan tersenyumlah. Jangan bersandar pada satu kaki atau menggunakan gerakan yang terasa tidak wajar.

Banyak orang lebih suka berbicara di belakang podium saat memberikan presentasi. Meskipun podium bisa berguna untuk menyimpan catatan, podium menjadi penghalang antara Anda dan penonton. Mereka juga bisa menjadi “penopang”, memberi Anda tempat bersembunyi dari puluhan atau ratusan mata yang tertuju pada Anda.

Alih-alih berdiri di belakang podium, berjalanlah dan gunakan gerakan untuk melibatkan penonton. Gerakan dan energi ini juga akan muncul dalam suara Anda, membuatnya lebih aktif dan bersemangat.

Berpikir positif

Berpikir positif dapat membuat perbedaan besar bagi keberhasilan komunikasi Anda, karena itu membantu Anda merasa lebih percaya diri.

Rasa takut membuat terlalu mudah untuk tergelincir ke dalam siklus pembicaraan-diri-sendiri yang negatif, terutama tepat sebelum Anda berbicara, sementara pikiran-pikiran yang menyabotase diri seperti “Aku tidak akan pernah pandai dalam hal ini!” atau “Aku akan jatuh tertelungkup!” turunkan kepercayaan diri Anda dan tingkatkan kemungkinan bahwa Anda tidak akan mencapai apa yang benar-benar Anda mampu.

Gunakan afirmasi dan visualisasi untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda. Ini sangat penting tepat sebelum pidato atau presentasi Anda. Visualisasikan memberikan presentasi yang sukses, dan bayangkan bagaimana perasaan Anda setelah selesai dan ketika Anda telah membuat perbedaan positif bagi orang lain. Gunakan afirmasi positif seperti “Saya bersyukur saya memiliki kesempatan untuk membantu audiens saya” atau “Saya akan melakukannya dengan baik!”

Mengatasi Saraf

Seberapa sering Anda mendengarkan atau menonton pembicara yang benar-benar kacau? Kemungkinan, jawabannya adalah “tidak terlalu sering”.

Ketika kita harus berbicara di depan orang lain, kita dapat membayangkan hal-hal buruk terjadi. Kita membayangkan melupakan setiap poin yang ingin kita buat, pingsan karena kegugupan kita, atau melakukannya dengan sangat buruk sehingga kita akan kehilangan pekerjaan. Tetapi hal-hal itu hampir tidak pernah terjadi! Kita membangunnya dalam pikiran kita dan berakhir dengan lebih gugup daripada yang seharusnya.

Banyak orang menyebut berbicara kepada hadirin sebagai ketakutan terbesar mereka, dan ketakutan akan kegagalan seringkali menjadi akar dari hal ini. Berbicara di depan umum dapat memicu respons “lawan atau lari” Anda: aliran adrenalin melalui aliran darah Anda, detak jantung Anda meningkat, Anda berkeringat, dan napas Anda menjadi cepat dan dangkal.

Baca Juga :   Beginilah, Cara Menjadi Perancang Video Game Yang Berpotensi Berhasil

Meskipun gejala ini dapat mengganggu atau bahkan melemahkan, Model Inverted-U menunjukkan bahwa sejumlah tekanan meningkatkan kinerja. Dengan mengubah pola pikir Anda, Anda dapat menggunakan energi gugup untuk keuntungan Anda.

Pertama, berusahalah untuk berhenti memikirkan diri sendiri, kegugupan, dan ketakutan Anda. Alih-alih, fokuslah pada audiens Anda: apa yang Anda katakan adalah “tentang mereka”. Ingatlah bahwa Anda mencoba membantu atau mendidik mereka dengan cara tertentu, dan pesan Anda lebih penting daripada ketakutan Anda. Berkonsentrasilah pada keinginan dan kebutuhan audiens, bukan keinginan dan kebutuhan Anda sendiri.

Jika waktu memungkinkan, gunakan latihan pernapasan dalam untuk memperlambat detak jantung dan memberi tubuh Anda oksigen yang dibutuhkan untuk melakukannya. Ini sangat penting sebelum Anda berbicara. Tarik napas dalam-dalam dari perut Anda, tahan masing-masing selama beberapa detik, dan keluarkan perlahan.

Kerumunan lebih mengintimidasi daripada individu, jadi pikirkan pidato Anda sebagai percakapan yang Anda lakukan dengan satu orang. Meskipun audiens Anda mungkin 100 orang, fokuslah pada satu wajah yang bersahabat pada satu waktu, dan bicaralah kepadanya seolah-olah dia satu-satunya orang di ruangan itu.

Tonton Rekaman Pidato Anda

Jika memungkinkan, rekam presentasi dan pidato Anda. Anda dapat meningkatkan keterampilan berbicara Anda secara dramatis dengan menonton diri Anda nanti, dan kemudian berusaha meningkatkan di area yang tidak berjalan dengan baik.

Saat Anda menonton, perhatikan adanya hambatan verbal, seperti “um” atau “like.” Perhatikan bahasa tubuh Anda: apakah Anda bergoyang, bersandar di podium, atau bersandar pada satu kaki? Apakah Anda sedang melihat penonton? Apakah kamu tersenyum Apakah Anda berbicara dengan jelas setiap saat?

Perhatikan gerak tubuh Anda. Apakah mereka tampak alami atau dipaksakan? Pastikan orang bisa melihatnya, terutama jika Anda berdiri di belakang podium.

Terakhir, lihat bagaimana Anda menangani gangguan, seperti bersin atau pertanyaan yang tidak Anda siapkan. Apakah wajah Anda terkejut, ragu-ragu, atau kesal? Jika demikian, berlatihlah mengelola interupsi seperti ini dengan lancar, sehingga Anda bisa lebih baik di lain waktu.

Poin-Poin Utama

Kemungkinannya adalah terkadang Anda harus berbicara di depan umum sebagai bagian dari peran Anda. Meskipun hal ini tampak mengintimidasi, manfaat dari berbicara dengan baik lebih besar daripada rasa takut yang dirasakan. Untuk menjadi pembicara yang lebih baik, gunakan strategi berikut:

Rencanakan dengan tepat.

  • Berinteraksi dengan audiens Anda.
  • Perhatikan bahasa tubuh.
  • Berpikir positif.
  • Atasi saraf Anda.
  • Tonton rekaman pidato Anda.

Jika Anda berbicara dengan baik di depan umum, ini dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan atau promosi, meningkatkan kesadaran untuk tim atau organisasi Anda, dan mendidik orang lain. Semakin Anda mendorong diri Anda untuk berbicara di depan orang lain, Anda akan menjadi lebih baik, dan Anda akan semakin percaya diri.