May 17, 2021

KarirCerah

Tempatnya Cari Inspirasi Menarik

Pentingnya Informasi Bisnis dan Teknologi Untuk Generasi Modern

Sekarang ini jaman yang modern, Hampir dengan semua hal yang dapat kita lakukan dari rumah, dan semua dapat dilaksanakan dengan online. Kita tidak bisa menyanggah keutamaan informasi bisnis dan teknologi di kehidupan kita.

Informasi bisnis dan teknologi yang sudah jadi sisi yang sangat penting dari setiap rencana bisnis kita. Hampir semua perusahaan baik besar maupun kecil menggunakan Teknologi Informasi, sebagai salah satu kegiatan yang dibutuhkan untuk memberikan perbaikan pada layanan bisnis yang dikelolanya.

Informasi bisnis dan teknologi yang saat ini yang sering digunakan untuk mendukung proses bisnis yang terjadi di perusahaan, baik di bagian ekonomi maupun perbankan. Dengan hadirnya aplikasi dan layanan e-bisnis, e-commerce, e-banking dan lain-lain.

Kebutuhan anda akan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu untuk menerapkan teknologi informasi di lingkungan kerjanya. Penerapan Teknologi Informasi menyebabkan terjadinya perubahan kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP).

Informasi bisnis dan teknologi

Dalam dunia bisnis, peran Teknologi Informasi digunakan untuk perdagangan elektronik yang dikenal dengan E-Commerce (e-commerce) atau perdagangan elektronik. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. E-commerce merupakan bagian dari e-business, dimana ruang lingkup e-business lebih luas, tidak hanya untuk perdagangan tetapi juga mencakup kerjasama dengan mitra bisnis, customer service, lowongan kerja dan lain-lain.

Baca Juga :   Cara Memulai Bisnis Online Dari Nol Sampai Sukses Dalam Waktu Singkat

Mempermudah Cara Komunikasi

Mempermudah Cara Komunikasi

Bagi banyak perusahaan, email adalah alat untuk komunikasi utama antara karyawan, pemasok, dan juga pelanggan. Email adalah salah satu pendorong awal Internet.

Selama bertahun-tahun, sejumlah alat komunikasi lain juga telah berkembang, memungkinkan staf untuk berkomunikasi satu sama lain menggunakan sistem obrolan, alat rapat online dengan sistem konferensi video seperti webinar, protokol Voice over internet (VOIP), dan banyak lainnya.

Memberikan Pengetahuan Dan Sumber Informasi

Melalui internet, Anda hanya perlu satu klik dan semua informasi sudah tersedia di depan mata Anda. Semakin banyak pengetahuan yang Anda dapatkan tentang bisnis tersebut, semakin berkembang bisnis yang Anda kelola. Selain itu, Anda dapat dengan mudah menemukan informasi terkait pesaing Anda.

Manajemen Data

Saat ini, beberapa perusahaan tidak terlalu membutuhkan deretan lemari arsip yang berisi dokumen perusahaan, berkat database. Sekarang ini, sebagian besar perusahaan telah menyimpan dokumen versi digital di server dan perangkat penyimpanan.

Sistem Informasi Manajemen

Menyimpan data hanya bermanfaat dan jika data tersebut dapat anda gunakan secara efektif. Perusahaan progresif menggunakan data tersebut sebagai bagian dari proses perencanaan strategis serta eksekusi taktis dari strategi tersebut.

Customer Relationship Management

Perusahaan yang menggunakan TI untuk dapat meningkatkan cara mereka merancang dan mengelola hubungan dengan pelanggan. Customer Relationship Management (CRM) yang merupakan salah suatu sistem yang dapat menangkap setiap interaksi perusahaan dengan pelanggannya, sehingga terdapat data kronologis pelanggan jika sewaktu-waktu dibutuhkan, seperti pencatatan data.

Baca Juga :   Tak Perlu Diragukan Lagi Ini Dia Contoh Usaha Modal Kecil Untung Besar

Salah satu contohnya adalah pelanggan menghubungi call center karena mengalami masalah terkait informasi pengiriman yang dipesannya. Karena semua interaksi disimpan di sistem CRM. Pelanggan pun tenang, karena mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Hal tersebut memberikan keuntungan bagi perusahaan sehingga dapat lebih meningkatkan kinerja pada produktivitasnya.

Aktivitas Bisnis Selama 24 Jam

Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, para pelaku TI mulai gencar memanfaatkan kemajuan tersebut. Khususnya di bidang Teknologi Informasi, para pelaku TI dapat merasakan kemudahan dalam setiap bisnisnya.

Dunia bisnis sangatlah kompetitif, dimana banyak persaingan yang terus berkembang. Dibutuhkan kreativitas, ketekunan, dan pengetahuan yang maju agar bisa bersaing di dalamnya. Mengingat banyaknya fungsi yang dihasilkan oleh teknologi informasi, jelas bahwa kita akan sangat membutuhkannya.

Sukses Tidak Butuh Gelar Sarjana

Menjadi pengusaha sukses tidak membutuhkan gelar sarjana, Bagi Anda yang ingin membangun bisnis di bidang teknologi tidak perlu menjadi ahli teknologi, bahkah bisa saja di lakukan oleh pengangguran alias gagal sarjana . Sama halnya dengan sektor bisnis lainnya.

Jika Anda mengira hanya pakar teknologi seperti Bill Gates yang dapat memimpin perusahaan teknologi, Anda salah. Steve Jobs dan Michael Dell tidak memiliki latar belakang formal di bidang teknologi dan masih berhasil membangun bisnis bernilai miliaran dolar di industri tersebut.

Baca Juga :   Super Murah! Ini dia 3 Franchise Fried Chicken Murah Tapi Gak Murahan

Gagal Sarjana

Saat anda meluncurkan bisnis di industri baru, gabungkan naluri bisnis Anda dengan tiga strategi  untuk menambah keahlian Anda.

1. Masuk Ke Industri Dengan Baik

Anda tidak perlu tahu bagaimana produk dibuat untuk menjualnya. Namun, agar anda berhasil, Anda harus memahami apa yang diinginkan oleh pelanggan anda.

Jika Anda baru mengenal mereka semua, atau anda merasa berada di belakang kemajuan teknologi, bangun basis pengetahuan Anda dengan mencari mentor, menghadiri seminar, atau bergabung dengan organisasi profesional untuk dapat memanfaatkan sumber daya pelatihan dan konferensi mereka.

2. Pekerjakan Orang Untuk Melakukan Apa Yang Tidak Bisa Anda Lakukan

Dari perspektif bisnis, Anda tahu bahwa Anda dapat memberikan apa yang diinginkan konsumen. Namun, dari sudut pandang teknis, Anda harus menemukan orang yang memahami cara membuat produk atau merancang layanan yang memberikan kualitas yang Anda janjikan.

Isi celah keterampilan di startup Anda dengan membuat daftar apa yang Anda kuasai dan apa yang tidak dapat Anda lakukan sendiri. Bicaralah dengan mentor Anda atau komunitas online untuk mengidentifikasi keterampilan dan kualitas apa yang harus Anda pekerjakan untuk berhasil dalam industri baru Anda.

3. Percayai Mentor Anda

Selain dengan membuat hubungan kerja Anda lebih mudah, Anda juga harus mempercayai tim ahli ketika mereka mengatakan sesuatu itu mungkin atau tidak mungkin, atau bahwa ada cara yang lebih baik untuk mendekati sesuatu. Jika Anda merasa sulit untuk mempercayainya, kegagalan akan segera menghampiri Anda.