Asuransi Kesehatan vs BPJS Kesehatan, Apa Perbedaannya?

asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan merupakan salah satu poin penting dan paling utama yang harus dimiliki setiap orang. Oleh karena itu setiap orang harus menjaga kesehatannya apapun dan bagaimanapun caranya. Beberapa tahun yang lalu saat pemerintah mengeluarkan jaminan kesehatan masyarakat di bawah lembaga badan penyelenggara jaminan kesehatan (BPJS) Indonesia.

Saat itu, banyak orang berfikir jika BPJS akan menggeser kedudukan asuransi kesehatan swasta, namun pernyataan tersebut salah karena nyatanya perusahaan asuransi swasta masih banyak di Minati oleh banyak orang bahkan beberapa di antaranya ada yang menjadi peserta dari kedua jaminan kesehatan tersebut.

Ada banyak perbedaan di antara asuransi kesehatan swasta dengan BPJS Kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah, Berikut ini akan dibahas mengenai beberapa jenis perbedaan di antara asuransi kesehatan dan juga BPJS Kesehatan yaitu:

1. Besaran premi yang dibayarkan

– Asuransi kesehatan Swasta

PRemi yang harus dibayarkan untuk asuransi kesehatan swasta sangatlah mahal bagi orang-orang menengah ke bawah karena asuransi ini bisa mencapai ratusan ribuan atau lebih perbulannya dengan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan hingga 1 tahun. tergantung pada jenis produk dna di perusahaan mana.

Yang perlu anda ketahui bahwasanya ada beberapa aspeek yang dapat membuat iuran premi anda menjadi mahal yaitu:

  • umur anda tergolong sudah tua
  • anda adalah seorang perokok
  • perbedaan harga premi juga tergantung dari gender karna iuran premi perempuan dan laki-laki akan berbeda.

– BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan memiliki iuran premi yang tergolong murah bagi seluruh masyarakat. bahkan, beberapa diantaranya iuran tersebut dibayarkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Untuk Veteran dan fakir miskin iuran BPJS Kesehatan ini dibayarkan oleh pemerintah.

Untuk pekerja non-formal seperti pelayan pedagang ataupun freelancer dan lain-lain dapat membayar iuran BPJS dengan harga terjangkau yakni sebesar Rp25.500,- / bulan untuk mendapatkan perawatan kelas 3 di rumah sakit.
Setiap bulan iuran BPJS ini akan ditarik dan anda bisa denda sebesar 2% Apabila terlambat membayar. Keuntungan yang anda dapatkan dari BPJS Kesehatan ini adalah tidak adanya perbedaan besar premium meskipun anda sudah tua, seorang perokok, ataupun perbedaan karena gender.

2. Manfaat Yang Didapatkan

– Asuransi Kesehatan

Mayoritas manfaat yang didapatkan dari asuransi kesehatan adalah fasilitas kamar rawat inap seperti kamar, ambulans, obat, operasi jaminan saat pemegang polis meninggal, kunjungan dokter dan aktivitas lainnya yang berhubungan dengan pasien atas perawatannya di rumah sakit.

Jika anda menginginkan asuransi kesehatan agar membayar biaya rawat jalan Anda maka anda akan di berikan keharusan untuk membayar sejumlah premi lagi yang cukup mahal. Asuransi kesehatan juga tidak memiliki fasilitas untuk optik, gigi, dan kehamilan.

– BPJS Kesehatan

Berbeda dengan asuransi kesehatan BPJS Kesehatan memiliki fasilitas yang cukup lengkap dengan iurannya yang cukup murah atau terjangkau tersebut. Manfaat yang bisa anda dapatkan dari BPJS Kesehatan ini diantaranya adalah rawat inap, rawat jalan, optik seperti kacamata gratis ,gigi dan pemeriksaan kehamilan hingga persalinan.

Loading...

Hebatnya lagi BPJS memberikan banyak pelayanan lainnya seperti penyuluhan, imunisasi dan keluarga berencana. Anda juga bisa mendapatkan manfaat ambulans. Dibandingkan dengan asuransi kesehatan yang mahal BPJS justru memiliki manfaat yang lebih banyak dengan iuran premi yang lebih terjangkau.

Baca juga : Inilah Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri Yang Harus Anda Tahu

3. Segi Plafon

Perbedaan manfaat dari segi plafon terlihat jelas dari kedua hal tersebut yakni:

– Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan memiliki limit atau bakacan terhadap manfaat asuransi kesehatan yang sering disebut juga dengan plafon asuransi. Sebagai contoh adalah Selatan dan dirawat di rumah sakit maka asuransi akan membayar kelam macam biaya sebagai contoh adalah Saat anda dirawat di rumah sakit maka asuransi akan membayar segala macam biaya perawatan Anda hingga batas limit yang telah disetujui, asuransi juga akan membiayai mulai dari rawat inap, kunjungan dokter, operasi dll sampai batas limit biaya asuransi anda. Namun biaya yang dikeluarkan oleh pihak asuransi melebihi itu maka pemegang polis harus membayarnya sendiri.

– BPJS Kesehatab

BPJS kesehatan tidak memiliki batasan plafon karna semua biaya telah ditanggung oleh pihak BPJS, para peserta hanya perlu mengikuti semua prosedur yang telah ditentukan oleh rumah sakit termasuk untuk perawatan diruang perawatan yang sesuai dengan iuran yang dibayarkan.

Pada dasarnya BPJS menanggung semua biaya pengobatan bahkan sampai pasien pulih benar. Apabila pasien menginginkan perawatan di ruang yang lebih tinggi atau pun pemindahan ruang rawat dan juga untuk pemberian obat dalam jumlah yang tidak ditanggung BPJS maka pasien akan dikenakan biaya lebih oleh pihak rumah sakit.

4. Segi Layanan

– Asuransi Kesehatan

Pasien yang menggunakan asuransi kesehatan biasanya diberikan pelayanan yang lebih cepat pasien bisa langsung pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terhadap penyakitnya. Asuransi kesehatan dapat di gunakan hampir di seluruh rumah sakit, sehingga prosesnya tidak sulit dan tidak berbelit-belit.

– BPJS Kesehatan

Untuk penggunaan BPJS kesehatan pasien pertama-tama haruslah mendatangi Fasilitas Kesehatan tingkat 1 dan mendapatkan rujukan. Setelah itu bener apa tidak pendidikan juga menuju rumah sakit yang bekerjasama dengan pihak BPJS. Kelemahan dari BPJS Kesehatan ini adalah pelayanan yang berbelit-belit dan juga antrian yang cukup panjang.

5. Pilihan Rumah Sakit

– Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan memberikan keleluasaan kepada pemegang polis untuk memilih rumah sakit yang diinginkannya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

– BPJS Kesehatan

Sedangkan BPJS Kesehatan memiliki batasan pilihan rumah sakit untuk para pemegang BPJS, bagian hanya dapat dirinya di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS.

Loading...

Be the first to comment on "Asuransi Kesehatan vs BPJS Kesehatan, Apa Perbedaannya?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*